Airfield Lighting System (AFS) diharapkan sudah terpasang pada akhir Desember tahun ini, sehingga pelayanan bandara APT Pranoto dapat dilakukan pada malam hari.(foto:ist)

Oleh : Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Kementerian Perhubungan telah memberikan bantuan untuk pengadaan sistem lampu navigasi di darat atau yang dikenal dengan istilah Airfield Lighting System (AFS) yang harus sudah terpasang di Bandar Udara Adji Pangeran Pranoto (APT Pranoto) Samarinda.

Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Bandara (UPTB) Bandara APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi mengungkapkan pengerjaan pemasangan ALS ini akan dimulai pada bulan September ini dan ditargetkan selesai pada Desember 2019.
“Insya Allah bulan September sudah mulai dikerjakan. Pemenang tender proyek yaitu PT Imperindo Sarana bernilai kontrak Rp12 miliar,” ujarnya Minggu sore (1/9).

Dodi menjelaskan sistem lampu ini terdiri berguna untuk menerangi tempat parkir pesawat terbang saat menginap di apron, lampu penerangan landasan pacu (runway), navigasi lampu di taxiway hingga digunakan saat cuaca buruk dan operasional penerbangan pada malam hari.

Terlebih penting, sistem lampu ini juga berguna untuk memandu pesawat yang akan mendarat maupun yang akan mengudara ketika dalam keadaan gelap, berkabut dan jarak pandang minimum.

“Kegunaannya termasuk juga untuk PAPI (precision approach path indicator) yang membantu pesawat ketika mendarat dan mengudara,” jelasnya.

Dodi menambahkan, pemasangan AFS ini juga berkaitan dengan peningkatan kapasitas bandara untuk menunjang ibu kota baru kelak, sehingga warga Kaltim tidak saja mengandalkan Bandara Internasional Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan saja.

Dodi menerangkan jika pergerakan penumpang di Bandara APT pranoto rata-rata per hari mencapai 3.900 orang per hari.
“Hingga Juli lalu Bandara APT Pranoto telah melayani sebanyak 661.462 penumpang baik yang datang maupun yang berangkat dengan pergerakan pesawat berjumlah 6.544 ,” ujarnya.

Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada September 2018 lalu, Bandara APT Pranoto Samarinda belum dapat melayani penrbangan pada malam hari karena belum adanya sistem lampu navigasi di landasan pacu dan sekitarnya. Sehingga, dengan adanya sistem lampu penerbangan nantinya akan dapat meningkatkan jumlah pergerakan pesawat yang berujung pada peningkatan pelayanan pada penumpang.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here