Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Rapat Pleno penghitungan suara pemilu tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) wilayah Balikpapan Utara telah dimulai pada Jumat (19/4) sore. Sejumlah unsur seperti Camat, Lurah, Ketua PPK dan para saksi hadir dipembukaan rapat pleno yang berlangsung di kantor Kelurahan Gunung Samarinda Baru.

Ketua PPK Balikpapan Utara Yudha Prasetyo mengatakan, khusus di Balikpapan Utara ini wilayah yang paling banyak TPS-nya yakni sejumlah 458. Belum lagi jumlah kotak suaranya yang berjummlah 2.290 kotak suara. Tentunya hal ini akan memakan waktu dalam penghitungan suara di tingkat PPK.

“Balikpapan Utara ini yang paling banyak TPS nya belum lagi kotak suaranya, kita kalikan lima saja sudah dua ribuan. Ini akan memakan waktu yang lama dalam perhitungan,” ujarnya, Jumat sore (19/4).

Jika menggunakan waktu normal, rapat pleno ini membutuhkan waktu 33 hari, namun pihaknya membagi tiga kelompok dan masing-masing akan bekerja mulai pukul 8.30 Wita hingga 22.00 Wita sehingga bisa mempersingkat waktu pleno menjadi 12 hari.

“Kalo normal kita bisa sampai 33 hari ngitungnya. Makanya kita buat tiga kelompok didalam satu gedung ini, jadi kita bisa kerjakan selama 12 hari, tapi itu jika tidak ada bantahan dari saksi, jika ada bantahan ya bisa lewat lagi (waktunya),” tambahnya.

Nantinya dalam rapat pleno ini akan dibahas soal perbedaan pendataan baik saksi maupun petugas TPS. “Kita adakan rapat pleno ini kan untuk membahas masalah dilapangan atau perbedaan data,” ujarnya.

Diharapkan para caleg yang bertarung pada Pemilu 2019 ini tidak terjadi permusuhan yang dapat mengganggu keamanan kota.

“Balikpapan Utara ini ada 148 Caleg DPRD Kota, jumlah yang dicari hanya 11 kursi, jangan sampe 146 yang awalnya teman lalu jadi bermusuhan dengan yang 11 terpilih tadi. Kita tetap jaga kondusifitas kota lah ya,” tambahnya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here