Banjir di Samarinda belum surut, kini Kota Balikpapan juga mengalami hal yang sama. Namun banjir di Balikpapan lebih cepat terserap oleh drainase yang mengalir ke laut

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur Kota Balikpapan sejak Kamis (13/6) pagi hingga siang. Bahkan kondisi ini membuat di sebagian wilayah tergenang air hingga setinggi lutut orang dewasa.

Selain itu juga dibeberapa titik jalan terjadi kemacetan akibat tidak bisa dilalui oleh kendaraan, khususnya untuk roda dua. Ini membuat pengguna sepeda motor harus merubah haluan dan mencari jalan alternatif yang relatif lebih aman dari genangan.

Salah seorang pengendara Erwin mengatakan, dirinya sudah tiga kali mencari jalur alternatif untuk menuju lokasi kerjanya yang berada di kawasan Batakan, Balikpapan Timur.

Ratusan kendaraan mencari jalan alternatif untuk menghindari banjir karena hujan yang turun sejak pagi hingga siang dengan intensitas tinggi
“Sudah muter-muter mas tiga kali, tapi dimana-mana masih banjir juga jalanannya. Disini (Sepinggan) ternyata juga sama,” ujarnya.

Dari pantauan Poskaltim.com sejak Kamis pagi hingga siang ini, kawasan yang tergenang air adalah di Jalan MT Haryono, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Marsma Iswahyudi, dan Jalan Mayjend Sutoyo. Dilokasi tersebut hampir semuanya tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan mobil jenis city car.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala BMKG Kota Balikpapan Ibnu Sulistyo menjelaskan, kondisi hujan saat ini yang tengah mengguyur Kota Balikpapan diprediksi akan berakhir hingga pukul 15.30 Wita.

Selain itu terkait intensitasnya, Ibnu mengatakan memang sedang terjadi peningkatan intensitas yang cukup tinggi, selain itu juga angin di udara terpantau memiliki perputaran yang tinggi.

“Ia hujan hari ini dari radar akan berlangsung hingga sore hari. Dari data kami juga mencatat ada peningkatan intensitas hujan yang disertai angin di udara,” ujar Ibnu via sambungan pesan Whatsaap.

Lanjut Ibnu, dirinya meminta masyarakat yang tinggal di dataran tinggi untuk selalu waspada terhadap musibah tanah longsor. Pasalnya dengan intensitas hujan seperti saat ini, bisa membuat pergerakan pada tanah.

“Ini tolong juga disampaikan ke masyarakat khususnya yang berada di dataran tinggi. Hujan seperti ini bisa membuat tanah menjadi bergerak,” jelasnya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here