Tenaga kesehatan dan perawat manula dari Indoensia mendapat peluang bekerja di Asia Timur dan Eropa Timur.

Oleh: Annisa Fadhilah / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Tenaga kesehatan dan perawat manula dari Indoensia mendapat peluang bekerja di Asia Timur dan Eropa Timur.

Ina Haningtyas Krisnamurthi, Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi, Kementerian Luar Negeri, mengatakan bahwa negara-negara maju seperti Kanada juga tertarik dengan tenaga ahli perawat Indonesia. Shinta menambahkan, tenaga kerja ini termasuk bagian kerja sama dalam bidang jasa. Kerja sama tidak hanya dalam bentuk barang, antar negara.

“Negara-negara Eropa Timur, seperti Siberia, Bulgaria tertarik dengan tenaga ahli perawat asal Indonesia. Kalau di Asia, Jepang dan Korea Selatan tertarik dengan tenaga perawat kita,” ujar Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Waketum Kadin), Shinta Kamdani, di Jakarta, pada Kamis (17/10).

Ina mengatakan, Jepang sebenarnya membuka pasar bagi profesi perawat tapi dengan syarat keterampilan tertentu. Oleh karena itu, Indonesia butuh sertifikasi. Salah satu jalannya ialah vokasi.

“Sebenarnya tenaga perawat kita tidak kalah saing dengan negara lain. Fakta dilapangannya, tenaga perawat kita banyak yang terkendala di dalam bahasa. Seorang perawat disana harus bisa bahasa lokal,” ujar Ina, di Tangerang, pada Rabu (16/10).

Dirjen Perundingan Pedagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Iman Pambagyo, melihat ke depan para angkatan kerja Indonesia kita harus bisa beradaptasi dengan perkembangan yang ada berpindah dari satu sektor ke sektor lainnya. Kita juga bisa meningkatkan keahlian sumber daya manusia, salah satunya dengan cara vokasi. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here