Arab Saudi latih 500 petugas bea cukainya agar dapat berbahasa dunia. Setidaknya sepuluh bahas dikuasai dalam menyambut musim haji 2019 ini

Oleh: Nurcholis | Yuliawan A

Poskaltim.com, Riyadh– Untuk menyambut musim haji tahun 2019, ratusan staf departemen imigrasi Arab Saudi telah diberikan pelatihan bahasa khusus sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan komunikasi dengan jamaah yang mengunjungi negara itu untuk melakukan haji dan umrah.

Departemen Paspor Nasional Saudi, saat ini memiliki 500 peserta pelatihan yang menjalani skema pembelajaran yang mencakup lebih dari 10 bahasa, kata direktur pelatihan untuk departemen paspor, Dr Saleh bin Saad Al-Merbaa.

“Ini bukan program pertama, dimulai dua tahun lalu, tetapi setiap tahun disempurnakan, diperbarui dan kriteria yang lebih tepat ditetapkan untuk memilih pelamar terbaik dari antara siswa dan mereka perlu menghadiri program untuk berkontribusi pada pengembangan keterampilan mereka,” katanya dikutip Arab News.

Bea cukai yang melayani di aula haji dan terminal di Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah dan Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdul Aziz di Madinah dapat berbicara dalam bahasa Inggris, Spanyol, Indonesia, Jepang, Persia, Urdu, Turki, dan beberapa bahasa lain.

Langkah ini merupakan bagian dari serangkaian inisiatif yang diperkenalkan oleh Arab Saudi untuk mempercepat prosedur administrasi dan memudahkan jalan bagi para peziarah untuk masuk dan meninggalkan negara itu.

“Kami ingin mencerminkan citra baik Arab Saudi. Semua orang tahu pejabat bea cukai adalah yang pertama bertemu pengunjung ketika mereka tiba di sini dan terakhir ketika mereka meninggalkan negara itu, “ ujar Dr Al-Merbaa.
“Pekerja di bidang ini perlu dilatih dan mampu berkomunikasi dengan semua warga negara dalam berbagai bahasa,” tambahnya. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here