Pemerintah diharapkan dapat melarang beroperasinya skuter listrik yang diluncurkan oleh Grab, sebelum ada regulasinya.

Oleh: Muhajir / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Skuter listrik yang baru diluncurkan oleh Grab, mendapat tanggapan serius anggota Komisi III DPR, Sarifuddin Sudding. Ia meminta Polda Metro Jaya untuk menghentikan skuter listrik yang saat ini marak digunakan masyarakat di sepanjang jalan protokol Jakarta.

Dia beralasan pengguna skuter listrik bisa merusak jembatan penyeberangan orang (JPO) dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. “Saya tegas meminta ke Polda Metro Jaya menertibkan (skuter) gitu loh,” kata Sarifuddin di Jakarta, Rabu (13/11).

Sarifuddin khawatir akan ada korban jiwa jika polisi tidak segera mengambil langkah pencegahan. Ia beralasan jalur yang dilewati mengganggu pejalan kaki yang sedang berjalan.

Ia menjadikan Singapura sebagai contoh. Negara yang dijuluki kota singa itu telah melarang penggunaa skuter listrik di trotoar sejak Senin (4/11) lantaran memakan banyak korban dan satu tewas.

“Di parlemen Singapura lalu, Menteri Transportasi Lam Pin Min akan melakukan penegakan hukum terkait pelarangan naik skuter listrik di sana. Bahkan ada sejumlah denda bagi pengendara e-skuter di Singapora yang nekat melakukannya,” kata dia.

Hukumannya tidak tanggung-tanggung, bagi yang melanggar akan diancam dengan penjara. Bahkan ada denda yang menanti sebesar SGD2000 atau Rp20,6 juta, atau hukuman penjara hingga tiga bulan.
“Kita di Indonesia harus melakukan langkah preventif sebelum ada jatuh korban,” ucap dia berharap.

Politikus PAN itu lalu meminta agar polisi menghentikan aktivitas tersebut sementara sambil.menunggu regulasi dari pemerintah. Ia tak ingin setelah ada korban jatuh baru bersuara dan gaduh.

“Pihak Grab bersabar dululah, hingga ada regulasinya. Untuk para pengguna skateboard, scooter listrik (grabwheels) saya mohon untuk tidak menggunakan alat-alat tersebut itu dulu hingga aturannya turun, ” ujar Sarifuddin.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here