Oleh: Ahmad ZR / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Kaukus Muda Partai Persatuan Pembangunan (Kaukus Muda PPP) menyatakan sangat kehilangan atas wafatnya Pendiri Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang, KH. Maimoen Zubair.

“Kami sangat berduka mendalam, karena kami telah kehilangan sosok teladan dan panutan yang kami cintai,” ujar Kordinator Nasional Kaukus Muda PPP, Ja’far Shodiq, di Jakarta, Selasa (6/8).

Ia mengatakan sosok Mbah Moen memiliki jasa besar bagi bangsa dan negara, khuhusnya dalam dakwah dan pesantren. “Beliau pendiri Ponpes Al Anwar Sarang, ribuan alumninya tersebar dimana-mana,” katanya.

Untuk itu lanjut Ja’far, kaukus muda PPP mengaku berkomitmen untuk terus menjaga dan menjalankan amanah yang selama ini diajarkan oleh Mbah Moen.

“Kami kader muda PPP akan menjalankan amanah beliau soal persatuan partai dan menjaga keistiqomahan partai dalam menjaga persatuan bangsa” ujarnya.

Mbah Moen sapaan KH Maimoen Zubair merupakan sosok Mustasyar PBNU. Mbah Moen meninggal dunia pada Selasa, 6 Agustus 2019 di Makkah pukul 04.17.

Kiai Haji Maimun Zubair merupakan seorang alim, faqih (ahli fikih) sekaligus muharrik (penggerak). Selama ini, Kiai Maimun merupakan rujukan ulama Indonesia, dalam bidang fiqh.

Hal ini, karena Kiai Maimun menguasai secara mendalam ilmu fikih dan ushul fikih. Kiai Maimun merupakan kawan dekat dari Kiai Sahal Mahfudh, yang sama-sama santri kelana di pesantren-pesantren Jawa, sekaligus mendalami ilmu di tanah Hijaz.

Kiai Maimun lahir di Sarang, Rembang, pada 28 Oktober 1928. Kiai sepuh ini, mengasuh pesantren al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Kiai Maimun merupakan putra dari Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih. Kiai Zubair merupakan murid dari Syaikh Saíd al-Yamani serta Syaikh Hasan al-Yamani al-Makky.

Kedalaman ilmu dari orang tuanya, menjadi basis pendidikan agama Kiai Maimun Zubair sangat kuat. Kemudian, ia meneruskan mengajinya di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah bimbingan Kiai Abdul Karim. Selain itu, selama di Lirboyo, ia juga mengaji kepada Kiai Mahrus Ali dan Kiai Marzuki.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here