Oleh: Achmad Syaiful / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jayapura – Aksi unjuk rasa belum berhenti di beberap akbupaten di Papua. Aksi susulan protes rasisme mahasiswa Papua kembali digelar di Kota Jayapura, Kamis (29/8). Aksi ini diikuti ratusan massa gabungan dari Kota Jayapura dan Kabuapten Jayapura.

Ratusan massa terkumpul di kawasan Expo Waena dan Perumnas III, Distrik Heram, Kota Jayapura. Aksi ini menyebabkan arus kendaraan terganggu, masyarakat mulai khawatir tersebut bakal anarkis.

Satu anggota polri dikabarkan terluka terkena lemparan batu saat mengamankan aksi unjuk rasa di Waena. Bahkan mobil Dandim 1701 Jayapura menjadi sasaran sekelompok massa di lokasi hingga rusak.

Berdasarkan informasi dari warga, akses jalan dari Jayapura menuju Kota Jayapura ditutup karena aksi unjuk rasa ini. Kendaraan yang melintas dari arah Jayapura ke Kota Jayapura terpaksa memutar arah.

Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra saat dihubungi Kamis (29/8) mengatakan, massa saat ini masih berada di lampu merah Waena, Kota Jayapura. Dia memperkirakan massa mencapai ratusan orang.

“Massa ini berkumpul di Expo dan Perumnas III, mereka hendak bergabung di lampu merah Waena,” kata Jahja.
Jahja membenarkan informasi satu anggota polri terluka akibat terkena lemparan batu.

“Iya tadi mereka sempat melempari kendaraan hingga mengenai salah satu anggota kami. Namun massa sudah bisa ditenangkan, artinya koordinator masih komunikatif,” terang Jahja.

Dia menambahkan, pihak kepolisian masih berupaya mengawal aksi massa. Total 500 aparat gabungan TNI-Polri dilibatkan dalam pengamanan aksi tersebut. “500 anggota kami libatkan,” katanya. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here