Oleh: Yuliawan Andrianto

Poskaltim.com, Samarinda – Ditengah kelangkaan Alat Pelindung Diri dan berbagai keterbatasan fasilitas yang dimiliki oleh rumah sakit di Kaltim Kaltim, akhirnya dua orang pasien positif Covid-19, dapat sembuh setelah dua kali tes laboratorium, hasilnya negatif.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan dua orang terkonfirmasi sembuh ini merupakan pasien positif yang telah dua kali negatif pemeriksaan laboratorium.

“Ini kabar gembira bagi kita semua. Di tengah keterbatasan Kaltim ternyata dua orang dapat sembuh dari Covid-19. Kabar ini menjadi penyemangat bagi pasien dan petugas medis lainnya,” tegasnya pada Sabtu sore (4/4).

Dijelaskan Andi jika pasien sembuh dari Covid-19 ini seorang berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara berkode KKR-1, perempuan berusia 36 tahun yang merupakan Kluster KPU. Pasien ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan pada 16 Maret dan terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 20 Maret.

Setelah menjalani Swap dan pemeriksaan laboratorium, pasien dinyatakan negatif pada tanggal 31 Maret dan pemeriksaan ke dua pada 2 April juga dinyatakan negatif atau sembuh dari Covid-19.

Sementara itu, pasien sembuh lainnya adalah pasien berkode BTG-1 dari Kota Bontang. Perempuan berusia 24 tahun dan merupakan Kluster KPU yang tergabung dan kontak erat dengan pasien KKR-1. Dirawat di Rumah Sakit Taman Husada Bontang.

Dinyatakan positif pada 23 Maret dan pemeriksaan laboratorium tanggal 28 Maret dinyatakan negatif serta pemeriksaan laboratorium kedua juga dinyatakan negatif atau sembuh pada 2 April 2020.

“Semua sudah dinyatakan oleh dokter ahli dan penanggungjawab rumah sakit masing-masing. Ini juga sudah kami laporkan Kementerian Kesehatan,” jelas Andi.

Sementara itu, dalam rilis harian pada Sabtu, 4 April, dua orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari Samarinda dan Kabupaten Kutai Timur.

Pasien berkode SMD-3 merupakan perempuan berusia 60 tahun yang merupakan hasil tracing dari jamaah Tabliq Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan. Yang bersangkutan melakukan perjalanan pada 15-20 Maret dan kembali ke Samarinda dengan menggunakan kapal laut.

Pasien SMD-3 ini mengalami gejala batuk dan sakit tenggorokan dan berobat ke Puskesmas terdekat. Dianjurkan untuk isolasi mandiri di rumah . Namun karena penyakitnya makin parah, maka dirujuk ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan langsung diisolasi pada tanggal 31 Maret 2020. Pada tanggal 4 April hari ini, pasien dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan seorang positif lainnya berasal dari Kabupaten Kutai Timur, berkode KTM-3, laki-kali berusia 43 tahun yang memiliki riwayat perjalanan dari India-Singapura dan Jakarta.
Sejak di India sudah mengalami batuk dan pilek. Setibanya di Kaltim langsung dirawat di RS Kudungga Sangatta Kutai Timur dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 4 April.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here