Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Sejumlah dosen di Fakultas Hukum Universitas Negeri Mulawarman (Unmul) Samarinda, turut menolak rencana revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh DPR RI, yang dinilai sebagai pelemahan institusi lembaga anti rasuah ini.

Sebelum penolakan, didahului dengan sebuah diskusi dan diakhiri dengan aksi penolakan sebagai bentuk dukungan terhadap KPK, seperti yang banyak disuarakan oleh banyak pihak di Jakarta.

Guru Besar Fakultas Sejarah dan Ilmu Politik , Universitas Mulawarman ( Unmul ) Professor Aji Ratna Kesuma , yang tergabung dalam Koalisi Dosen Unmul Peduli KPK mengaku kaget dengan revisi ini. Hatinya merasa terpanggil untuk menolak dan berjuang melalui jalur intelektual. Bahkan ia mengaku, telah berhasil mengajak sekitar 114 dosen yang ada di Unmul Samarinda untuk bergabung.

“Revisi bukanlah hal yang bisa dilakukan secara diam-diam. Bahkan hal ini harus melalui proses yang panjang. Masyarakat pun bergejolak dengan hal ini. Kami yakin ada oknum yang bergerak secara sistematis dengan perubahan undang-undang ini,” ujarnya saat menyampaikan penolakan di depan para peserta diskusi penolakan Revisi UUD KPK, Jumat (13/9) sore.

Menurut aksi ini adalah langkah yang baik dan harus terus diperjuangkan. Penyampaian penolakan ini akan terus digaungkan dengan mengajak semua dosen-dosen di Unmul. Dengan harapan ada jawaban pasti dari pergerakan yang tidak lagi melukai hati masyarakat.

Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum lainnya, Herdiansyah menambahkan, bahwa gerakan ini merupakan langkah yang pasti untuk menolak gelagat buruk dari para anggota DPR yang merasa terusik dengan kinerja KPK saat ini. Bahkan hal ini justru semakin melemahkan kinerja KPK terhadap para koruptor.

“Ini adalah langkah mereka (DPR) untuk mematikan KPK. Keputusan untuk mengubah hal ini tidak berdasar. Saya juga yakin tidak ada unsur yang kuat bahkan dari aspek hukum sekalipun. Malahan KPK lah yang menjadi korban. Tidak ada lembaga manapun di Indonesia yang mempunyai lembaga pengawas. Lantas apa gunanya mereka di lapangan,” tegas Herdiansyah yang kerap disapa Castro ini. (YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here