Balai Wilayah Sungai III Kalimantan memperkirakan terdapat 55 titik banjir baru di Samarinda saat hujan turuh di Samarinda

Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda –- Terdapat 52 titik banjir baru di Kota Samarinda setiap musim penghujan tiba seperti saat ini. Jumlah titik banjir ini kian bertambah luas dan dalam. Bahkan wilayah yang sebelumnya tidak tergenang banjir kini malah merasakan dampak air padahal kawasan tersebut merupakan dataran tinggi.

Kawasan titik banjir tersebut diantaranya kawasan Sungai Siring arah menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda, dan juga kawasan Desa Bukit Pinang dekat Tempat Pembuangan Sampah Akhir yang kini tergenang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Eko Wahyudi selaku Tenaga Ahli Balai Wilayah Sungai Kalimantan kepada awak media pada Senin (18/06).

“Masalah banjir-banjir di beberapa titik-titik yang baru ini karena masalah sedimentasi dan resapan air yang kurang, banyak juga saluran air yang tersumbat karena adanya pembangunan, nah ini perlu kita benangi nantinya,” ungkap Eko Wahyudi.

Dirinya juga mengatakan dari 52 titik banjir yang tersebar di Samarinda dari hasil pengamatan melalui udara dengan menggunakan drone timnya mengakui ada titik-titik banjir baru di beberapa lokasi yang sebelumya tidak tergenang.

“Saat tim kami melakukan pengawasan menggunakan drone kami menemukan titik baru , sekitar 15 titik baru yang kami temukan dan.kawasan ini perlu perhatian khusus,” ucap Eko.

Timnya pun juga mengatakan bahwa Peta Lokasi desain lahan tahun 80-an harus dirubah, timnya akan mengkaji lebih dalam persoalan inj sebagai bahan masukan bagi pemerintah untuk eksekusi di lapangan.

“Kalo melihat desain pola lahan tahun 80an yang dibuat pemerintah saat ini memang ada perubahan yang signifikan, jika nanti kita harus merubah maka kita akan mengkaji lebih lanjut,” jelas Eko.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here