Oleh: M Aulia Rahman/ Yuliawan

Poskaltim.com, Jakarta — Massa aksi #IndonesiaMemanggil yang terdiri dari mahasiswa sejumlah universitas, aktivis, dan kelompok buruh masih bertahan di seberang gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, atau berada di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (28/10) sore.

Berdasarkan pantauan Indonesiainside.id, jaringan nasional Poskaltim.com mengabarkan, di lokasi, massa aksi gabungan dari buruh dan mahasiswa ini datang pada pukul 16.48 WIB, langit mendung ibu kota menemani mereka kali ini.

Sekitar pukul 17.27, massa mulai mendekati lapisan pertama, yakni kawat berduri. Mereka mencoba merusak menggunakan potongan kardus untuk menghindari luka di tangan mereka.
Mulanya, mereka berkumpul di depan Tugu Jam MH Thamrin, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Kemudian, mereka bergerak menuju Istana Merdeka. Namun, sampai di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, mereka dihadang oleh kawat berduri dan barisan aparat kepolisian.
Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang ke-91, mereka datang untuk menyuarakan aspirasinya.

Selain itu, mereka mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menerbitkan Perpu KPK yang mampu membatalkan UU KPK baru. Gerakan #IndonesiaMemanggil merupakan gerakan lanjutan dari #ReformasiDikorupsi yang beberapa kali melakukan aksi di sekitar gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Gabungan massa aksi semakin ramai. Padahal, sesuai aturan, massa hanya diperbolehkan melakukan aksi hingga pukul 18.00 WIB. Lewat dari itu, aparat bisa membubarkan mereka dengan berbagai cara, mulai dari persuasif, hingga pembubaran paksa menggunakan gas air mata. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here