Oleh: Achmad Syaiful / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jayapura – Markas Besar (Mabes) Polri akhirnya menangkap satu provokator kerusuhan Papua berinisial FBK, yang diduga terlibat dalam jaringan internasional saat kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Iqbal membenarkan diamankannya satu provokator kerusuhan Papua. “Sudah satu yang diamankan. Dia berinisial FBK,” jelas Iqbal saat dikonfirmasi di Jayapura, Jumat (6/9).

Iqbal mengungkapkan, FBK dalam perannya diduga ikut memprovokasi terjadinya kerusuhan Papua. FBK masuk dalam jaringam luar negeri maupun dalam negeri. “Masuk dalam jaringan-jaringan di luar negeri dan dalam sini,” tegasnya.

Mabes Polri Kejar Otak dan Provokator Kerusuhan Papua dari ULMWP dan KNPB. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap dua organisasi pendukung referendum yang memicu kerusuhan di Papua dan Papua Barat, serta beberapa kota lain di wilayah Indonesia.

Kedua organisi itu yakni United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Keduanya bertanggung jawab atas serangkaian kerusuhan dalam unjuk rasa tolak rasisme.

Dia memandang, organisasi tersebut berafiliasi dalam mendesain kekacauan dalam serangkaian unjuk rasa tolak rasisme di beberapa kota di tanah air, terkhusus Papua dan Papua Barat. Benny Wenda disebut sebagai dalang di balik rangkaian aksi unjuk rasa ini.

Tito berjanji akan mengejar orang-orang yang ada dalam organisasi KNPB maupun ULMWP. “Jika kita tidak tegas menegakkan hukum kepada mereka maka situasi di Papua akan berulang lagi,” kata Tito.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here